Hyundai Ioniq 3 Bawa Teknologi Pintar dan Kabin Praktis

JAKARTA – Hyundai IONIQ 3 tidak hanya mengandalkan sistem penggerak listrik. Mobil ini juga membawa sejumlah teknologi baru yang dirancang untuk membuat pengalaman berkendara lebih intuitif dan praktis.

Salah satu teknologi paling menarik adalah Pleos Connect, sistem infotainment generasi terbaru Hyundai Motor Group. IONIQ 3 menjadi model Hyundai pertama di Eropa yang menggunakan sistem tersebut.

Pleos Connect berbasis Android Automotive OS (AAOS) dan dirancang dengan antarmuka yang mudah digunakan. Sistem ini juga dikembangkan untuk mendukung konektivitas, navigasi serta pembaruan perangkat lunak secara berkelanjutan.

Selain infotainment, IONIQ 3 mendapatkan rangkaian teknologi keselamatan Hyundai SmartSense. Fitur yang disebut Hyundai antara lain Highway Driving Assist 2 atau HDA2, Remote Smart Parking Assist, Memory Reverse Assist, Surround View Monitor dan Blind-Spot View Monitor.

Untuk perlindungan penumpang, Hyundai menyebut IONIQ 3 dilengkapi tujuh airbag standar. Sistem pencahayaan juga mendapat dukungan Intelligent Front-Lighting System untuk membantu visibilitas ketika berkendara.

Masuk ke kabin, Hyundai mengusung konsep “Furnished Space”. Lantai yang rata membantu menciptakan ruang interior yang lebih fleksibel, sementara desain kabin ditujukan untuk memberikan kenyamanan kepada lima penumpang.

Menariknya, Hyundai menyebut kursi belakang IONIQ 3 dapat mengakomodasi tiga orang dewasa dengan ruang kepala yang tetap diperhatikan. Pendekatan ini menjadi salah satu keunggulan dari format “Aero Hatch” yang digunakan.

Kapasitas bagasi juga cukup besar untuk kelasnya. Total ruang penyimpanan mencapai 441 liter, terdiri atas 322 liter ruang bagasi utama dan 119 liter Megabox.

Teknologi tersebut memperlihatkan arah pengembangan Hyundai yang tidak lagi hanya berfokus pada hardware. Sistem perangkat lunak dan konektivitas kendaraan semakin menjadi bagian penting dalam pengalaman kepemilikan mobil listrik.

Di Indonesia, teknologi IONIQ 3 turut menarik perhatian setelah model tersebut dipamerkan dalam format Special Display pada GIIAS 2026. Hyundai menempatkannya bersama jajaran kendaraan elektrifikasi lainnya selama pameran berlangsung.

Baca juga  Donald Trump Tandatangani Perintah Hapus Aturan EV Pemerintahan Biden

Untuk tahap berikutnya, perhatian konsumen Indonesia akan tertuju pada kemungkinan pemasaran resmi. Jika Hyundai membawa IONIQ 3 ke pasar domestik, fitur, spesifikasi dan konfigurasi yang tersedia tentunya perlu disesuaikan dengan kebutuhan serta regulasi Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *